Kamis, 23 Juli 2015

Jenis dan Cara Pasang Pelampung Pancing

Pelampung pancing merupakan salah satu peranti yang bermanfaat membuat umpan tak tenggelam hingga dasar perairan dan juga sebagai sinyal jika umpan disambar ikan. Pelampung akan bergerak-gerak atau tertarik ke dalam air ketika umpan dimakan dan dibawa lari oleh ikan. Bila itu terjadi maka anda harus menarik joran secepatnya agar ikan target tak lepas dari kail. Secara umum pelampung pancing dibedakan menjadi dua kelompok yakni pelampung yang besar di pangkalnya dan pelampung yang besar di ujungnya. Sementara bila dilihat dari kegunaannya dibedakan menjadi pelampung untuk permukaan air tenang dan kedua pelampung untuk permukaan air bergerak.
Pelampung untuk permukaan air tenang atau tak bergerak memiliki bentuk tabung panjang, tabung pendek, atau tabung dimana bagian pangkalnya membesar. Pelampung bentuk tabung pendek cocok jika difungsikan untuk memancing dengan kondisi permukaan air tanpa angin. Pelampung bentuk tabung panjang lebih cocok difungsikan mancing di permukaan air yang sedikit beriak. Sementara pelampung yang besar pada pangkalnya pas jika dipakai pada permukaan air yang sangat beriak. Cara pasang pelampung pancing jenis ini ialah dengan memasukkan kenur utama lewat cincin kawat yang terdapat di bagian pangkal pelampung. Posisinya dikunci dengan bantuan sepasang timah pemberat yang dijepitkan ke senar utama.

Pelampung untuk permukaan air mengalir memiliki bentuk membesar di bagian ujung. Cara pasang pelampung pancing jenis ini tidak dkunci dengan sepasang timah pemberat namun dijepit menggunakan selang karet (umum digunakan pentil sepeda) di pangkal dan ujungnya. Dengan begitu senar utama akan tetap menempel di sepanjang pelampung. Pelampung jenis ini pun ada beberapa bentuk khas yaitu pelampung dengan ujung ramping (digunakan bila jarak ujung joran dan pelampung cukup dekat dengan umpan ringan seperti umpan laron), pelampung dengan ujung agak besar dan pangkal berbentuk tabung (cocok untuk pemancing pemula, gerakan mudah diamati) dan pelampung agak besar di pangkal dan makin ke ujung makin membesar (untuk memancing di air deras dengan umpan berat seperti umpan katak, keong).

Sebuah pelampung pancing yang pas adalah jika bisa dilihat secara visual dengan mudah oleh anglers. Cara pasang pelampung pancing pun posisinya harus disesuaikan dengan panjang senar yang digunakan. Warna yang digunakan pun harus mencolok, selain untuk memudahkan penglihatan juga untuk lebih menarik perhatian ikan. Penggunaan pelampung saat memancing di malam hari pun telah dilengkapi dengan bahan yang bisa berpendar di kegelapan malam.

Pada pemasangan pelampung juga ditambahkan peranti lain yang dinamakan stopper dan bead. Stopper pun termasuk pelampung dari bahan karet yang berfungsi sebagai penaksir kedalaman air dan juga pengganjal pelampung utama agar tak turun. Sedangkan bead terbuat dari plastik yang sering juga disebut dengan manik-manik, fungsinya sama dengan stopper. Bahan yang sering dipakai pada pembuatan pelampung diantaranya adalah busa, styrofoam, karet dan juga kayu. Ragam bentuk dan warna bisa dipilih sesuai dengan kebutuhan. 

Jenis dan Cara Pasang Pelampung Pancing Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Dian Saputri